Hukrim  

Polres Karawang Berhasil Ungkap Kasus Penculikan Dan Pembunuhan

Karawang,SinergiNKRI – Kasus Pembunuhan Fathan Ardian Nurmiftah (19), yang jenazahnya ditemukan di dekat parit Desa Bayurkidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, mengungkap fakta baru jika sebelumnya korban telah diculik.

Bahkan, penculik yang diduga Telah Membunuh korban meminta uang tebusan sebesar Rp400 juta kepada keluarga korban, agar korban selamat. Namun pihak keluarga korban tidak menuruti permintaan penculik, karena permintaan keluarga untuk melihat kondisi korban tidak dipenuhi.

“Penculik itu menghubungi saya melalui pesan WhatsApp (WA) melalui handphone anak saya, dan meminta uang tebusan Rp400 juta. Saat itu saya masih belum percaya anak saya jadi korban penculikan.

Namun penculik itu selalu menghubungi saya meminta uang tebusan sambil mengancam jika tidak dipenuhi anak saya akan dibunuh ,” ujar ayah korban, Kadiaman.
AKBP Rama mengatakan pembunuhan terhadap korban Fathan terjadi di Kecamatan Purwasari. Saat ini Tim Automatic Fingerprint Indentification System (Inafis) Polres Karawang masih melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan. “Pelaku masih diperiksa dan kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini,” ujarnya.
Dua orang pelaku penculikan dan pembunuhan sadis tersebut berhasil diringkus. Seorang pelaku penculikan danpembunuhan tersebut, sempat berupaya kabur, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas hingga akhirnya bisa tertangkap.
Keberhasilan polisi menangkap pelaku penculikan dan pembunuhan sadis ini, kata Rama berkat dukungan dan doa masyarakat. “Pemeriksaan masih terus kami lakukan secara intensif terhadap pelaku. Kami terus melakukan pengembangan,Ungkap Kapolres Karawang.
(Rachmat)
Baca Juga  Harnojoyo dan Mantan Direksi Harus Bertanggung Jawab Bangkrutnya SP2J, K MAKI : Institusi Hukum Harus Bertindak Tegas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)