Piala Bupati Tangerang 2026, Dua Korban Patah Tulang Diduga Usai Benturan dengan Pemain FIFA Farmel Academy

Tangerang, Sinerginkri.com | Kasus cedera serius yang terjadi dalam ajang Piala Bupati Tangerang 2026 kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya terungkap seorang pemain SSB Bintang Kelapa Dua mengalami patah tulang tangan, kini muncul fakta bahwa korban lain yang mengalami patah tulang kaki juga diduga mengalami insiden saat berhadapan dengan tim yang sama, yakni FIFA Farmel Academy.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dua pemain dari tim berbeda mengalami cedera berat hingga patah tulang dalam pertandingan terpisah selama turnamen berlangsung.

Korban pertama, Muhammad Alfidzar, pemain SSB Bintang Kelapa Dua, mengalami patah tulang tangan usai terlibat benturan keras dalam pertandingan melawan FIFA Farmel Academy pada 23 Mei 2026. Insiden tersebut bahkan sempat memicu protes dari pihak tim dan penonton hingga wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah kepada pemain yang dianggap melakukan pelanggaran.

Baca Juga  Polisi Bubarkan Remaja Diduga Hendak Perang Petasan

Sementara itu, korban kedua merupakan pemain dari BMS Tigaraksa yang mengalami patah tulang pada bagian kaki saat pertandingan babak 16 besar di Stadion Mini Cisauk, Minggu (31/5/2026). Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden tersebut juga terjadi saat menghadapi FIFA Farmel Academy.

Fakta bahwa dua cedera berat terjadi dalam pertandingan yang melibatkan tim yang sama memunculkan berbagai pertanyaan dari kalangan pelatih, orang tua pemain, hingga pemerhati sepak bola usia dini. Mereka meminta penyelenggara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya kompetisi, termasuk pengawasan pertandingan, penerapan fair play, dan ketegasan wasit terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pemain.

Asisten Pelatih SSB Bintang Kelapa Dua, Cevi, sebelumnya menegaskan bahwa kompetisi usia dini seharusnya menjadi sarana pembinaan karakter dan sportivitas, bukan semata-mata mengejar kemenangan.

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)