Jari Kelingking AA Bayi Terpotong Perawat RSMP Langsung Dinonaktifkan

sinerginkri.com Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel, Ridwan Hayatuddin, SH, MH, Direktur RSMP, dr. Rizal Daulay, Sp.OT.,MARS dan petinggi RSMP kunjungi pasien, AA, bayi berusia tujuh bulan yang mengalami insiden jari kelingking terpotong, saat perbaikan infus di RSMP, Minggu (5/2/2023).

“Kunjungan kami kesini merupakan rasa empati kami, Alhamdullilah tadi pagi kami sudah bertemu dengan pasien dan keluarganya. Komunikasi pun berjalan cukup baik. Mediasi pihak RSMP dan keluarga pasien disambut baik, namun butuh waktu untuk memastikan kesehatan pasien membaik terlebih dahulu,” terang Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel, Ridwan Hayatuddin, SH, MH, didampingi Direktur RSMP, dr. Rizal Daulay, Sp.OT.,MARS.

Ridwan Hayatuddin, SH, MH menjelaskan, kejadian ini sudah viral dan media online, cetak dan elektronik. Meskipun keluarga korban telah melaporkan kejadian ini kepihak berwajib, namun pihaknya mengandalkan progresif.

Baca Juga  Anton Nurdin: Alangkah Dak Eloknyo Kalau Palembang Tidak Juara di Porprov Lahat

“Sudah kewajiban penyidik untuk menyelesaikan masalah kedua belah pihak dengan mencari jalan baik, kondusif. Memediasi kedua belah pihak untuk mendapatkan jalan keluar,” ujarnya.

Dijelaskan Direktur RSMP, dr. Rizal Daulay, Sp.OT.,MARS, kondisi pasien di ruang VIP sudah mulai membaik, namun perlu penanganan intensif.

“Kondisi pasien sekarang masih dalam perawatan. Ada penelitian ulang dihari ke tiga pasca perawatannya. Sementara DN perawat yang telah bekerja selama 18 tahun kami nonaktifkan pada hari kejadian itu juga.Akibat kelalaian dan ketidak hati- hatian saat akan mengganti infus pada AA.Akibatnya jari AA ,bayi berusia 7 bulan terpotong ungkap Rizal Daulay. (ym/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)