Sumsel  

PB FRABAM Geruduk Kejati Sumsel, Diduga KKN Pada 29 Paket Dinas PU PR Lahat T.A 2022

PB FRABAM Geruduk Kejati Sumsel, Diduga KKN Pada 29 Paket Dinas PU PR Lahat T.A 2022

Palembang, sinerginkri.com – Puluhan massa dari Pengurus Besar Frot Anak Bangsa Menggugat (PB FRABAM) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan aksi unjuk rasa (Unras) di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, meminta Kajati Sumsel untuk mengusut tuntas dugaan pada 29 paket pekerjaan belanja modal pada Dinas PUPR Kabupaten Lahat, Jumat (02/02/24).

Koordinator aksi Jeki Andesva didampingi oleh koordinator lapangan Reza Pahlevi dan Ideal P mengatakan,”iya, hari ini kami dari PB FRABAM Sumsel mendatangi Kejati Sumsel, meminta Kajati Sumsel mengusut tuntas dugaan kekurangan volume pada 29 paket Pekerjaan Belanja dan Modal di Dinas PUPR Kabupaten Lahat diduga adanya indikasi KKN,” katanya.

Berdasarkan Informasi dari masyarakat dan Tim Lapangan kami, yang datanya kami peroleh diduga adanya indikasi KKN serta penyalahgunaan wewenang jabatan dengan modus operasi mengurangi volume pekerjaan di dinas PUPR Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2022 sumber dana APBD.

Baca Juga  PLN UP3 Ogan Ilir Nyalakan Harapan, Hadirkan Terang di Hari Kemerdekaan

Dalam orasinya Jeki mengatakan ada beberapa dugaan yang kami laporkan ke Kejati Sumsel,
1. Dugaan kekurangan volume pada 29 paket pekerjaan belanja modal pada Dinas PU PR Kabupaten Lahat sebesar Rp 6.607.759.055,10,-
2. Dugaan penggelapan pajak yang diduga dilakukan oleh oknum-oknum pejabat yang tidak bertanggung jawab di dinas pendapatan dan pengelolaan keuangan dan Aset kabupaten Lahat tahun 2015 sebesar Rp.254.022.857.00,-

“Untuk itu, kami meminta Kajati Sumsel agar segera membuat tim khusus lapangan untuk mengusut tuntas dugaan KKN serta penyalahgunaan wewenang jabatan pada persoalan tersebut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)