Sumsel  

PJ Wako Palembang Harus Benahi SP2J, K MAKI : Walaupun HJ dan N Akan Terjerat Masalah Hukum

Deputy K MAKI Ir. Feri Kurniawan

Palembang, sinerginkri.com – PR besar PJ Walikota masalah sengkarut SP2J sepeninggalan Walikota dua priode yang akan berakhir 18 September 2023. SP2J tinggalkan masalah hukum yang menjerat pengurus dan pemegang saham dalam dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana APBD, APBN dan dana keuntungan perusahaan menurut pendapat Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia.

“Masalah hutang PLPJ, Trans Musi, investasi Jargas dan dana subsidi akan berlanjut ke masalah hukum dengan potensi kerugian negara mencapai hampir Rp. 200 milyar”, ucap Deeputy K MAKI Feri Kurniawan saat dihubungi awak media lewat telpon cellulernya. Minggu (17/9)

“HJ selaku pemegang saham dan N selalu mantan Dirut SP2J harus bertanggung jawab secara hukum pidana korupsi”, kata Feri lebih lanjut.

Baca Juga  Serikat Buruh Dukung RDPS: Calon Kepala Daerah yang Peduli Kesejahteraan Buruh

Kemudian Feri mengungkapkan bahwa, “Momentum pergantian pucuk pimpinan Kota Palembang menjadi awal pengungkapan perkara ini dengan melaporkan masalah ini ke Kejaksaan atau Komisi Pemberantasan Korupsi”.

“Sejak Almarhum RH di gantikan oleh HJ banyak sekali permasalahan SP2J yang belum di tuntaskan oleh HJ, seperti masalah penggunaan dana subsidi dan penghasilan usaha yang di duga di gunakan serampangan N untuk kepentingan yang diduga di luar kepentingan usaha dan belum adanya Perda Perubahan badan usaha sesuai makana PP 54 tahun 2017”, papar Feri lebih lanjut.

“PR ini harus di tuntaskan PJ Wako Palembang dengan seksama dan dalam tempo secepatnya agar SP2J kembali operasional”, ucap Feri Kurniawan.

Baca Juga  Antusian Warga Manyambut Idul Adha 1444 H Khususnya yang Ingin Berqurban

“Kalaupun HJ dan N mantan Dirut harus terjerat masalah hukum maka itu konsekuensi dari tanggung jawab jabatan”, tegas Feri.

“Tidak ada kata lari dari tanggung jawab kepada negara dan masyarakat kota Palembang dan kalaupun HJ dan N masuk obak maka masyarakat harus ikhlas menerimanya”, pungkas Feri Kurniawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)