Kasus Tertinggi Gigitan Anjing Berada di Wilayah Plaju dan Jakabaring

PELEMBANG, SINERGINKRI.com – Kegiatan sosialisasi dan pelayanan hewan dalam kata dan perbuatan.kata kita sosialisasi tujuan ampera 2024,harus bebas rabies “amankan Palembang dari penyakit Rabies 2024” ujar dr.drh,Jafrizal ,MM .

Hal yang pertama kita lakukan menurut dr Jafrizal pejabat otoritas veteriner Kota Palembang yang juga ketua II keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada adalah dengan pendataan,yang dimukai dari kelurahan. Sementara persyaratan bebas dari rabies adalah
2 tahun kita tidak tertular kasus aktif pada manusia ,tidak ada kasus aktif pada hewan dan melakukan pengendalian secara bersama- sama dari pemerintah melakukan pengendalian hewan liar jelasnya

Untuk kasus tertinggi sampai saat ini adalah kasus gigitan, tetapi bukan kasus gigitan rabies .Target kita adalah anjing,maka dari itu kita butuh pemetaan untuk mengetahui wilayah mana saja yang populasi anjingnya paling banyak ujarnya.

Baca Juga  Kota Bekasi dalam masa pandemi ini masuk dalam masa PPKM Level 2

Sementara ditempat yang sama Dr.Novayanti ,SP. Msi,Kepala bidang peternakan dan Kesehatan hewan mewakili Kepala dinas pertanian dan ketahatan panhan Kota Palembang menjelaskan ,hari ini kita mensosialisasikan untuk vaksin rabies. Sebanyak 66 kucing dan anjing baru 1 ekor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)