SKK Migas – Medco E&P dan Odira Energy Lakukan Perjanjian Kerjasama Pelayanan Kesehatan Dengan RSUD Siti Fatimah Sumsel

SKK Migas – Medco E&P dan Odira Energy Lakukan Perjanjian Kerjasama Pelayanan Kesehatan Dengan RSUD Siti Fatimah Sumsel

Palembang, sinerginkri.com – Dalam upaya terus menjaga dan meningkatkan layanan kesehatan pekerja hulu migas di provinsi Sumatera Selatan, SKK Migas Sumbagsel, Medco E&P Indonesia (Medco E & P) dan Odira Energy Karang Agung melakukan kerjasama pelayanan kesehatan dengan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Siti Fatimah.

Penandatangan Perjanjian Kerja Sama ini dihadiri oleh Direktur RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan dr. Syamsuddin Isaac Suryamanggala, Sp. OG., MARS beserta jajaran direksi RSUD, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Safei Syafri, Manager Field Relation & Community Enhancement Medco E&P Indonesia Hirmawan Eko Prabowo dan General Manager Odira Energy Karang Agung Bagus Joko Raharjo, penandatangan kerjasama dilakukan di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan Palembang pada Senin (2/10).

Baca Juga  Ketua DPRD Sumsel Hadiri Upacara HUT TNI ke - 78 di Griya Agung

dr. Syamsuddin sangat menyambut baik kerjasama yang dilakukan karena rumah sakit ini didirikan dengan salah satu visinya yakni menjadi rumah sakit rujukkan di provinsi Sumatera Selatan.

“Memang akan lebih baik apabila semua mitra provinsi bisa menggunakan fasilitas rumah sakit ini. Kami berterima kasih sebanyak-banyaknya atas kepercayaan yang diberi kepada RSUD Siti Fatimah sebagai salah satu mitra dari SKK Migas dan KKKS Wilayah Sumsel, semoga dikemitraan ini kita bisa saling membantu dan saling memberikan pelayanan yang terbaik.” harapnya.

Sementara itu Anggono Mahendrawan menyampaikan terima kasihnya kepada RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan yang juga telah membantu pekerja hulu migas dalam memperoleh vaksinasi sehingga membantu kelancaran operasional dimasa pandemi COVID-19.

Baca Juga  Balai Jalan Sumsel Diduga Langgar UU No. 5, K MAKI : Batalkan Proyek Kuang Dalam - Beringin

“Sebagai industri dengan resiko tinggi, kami meletakkan health, safety & environment (HSE) sebagai prioritas utama. Kami menyadari besarnya resiko yang dihadapi pekerja hulu migas sehingga memerlukan penanganan kesehatan yang cepat dan tepat”, ujarnya.

“Melihat hal ini Kami perlu menjalin kerjasama dengan RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan dalam menunjang kelancaran operasional hulu migas. Semoga dengan kerjasama ini, kita bisa saling mendukung serta bersinergi termasuk dalam penanganan keadaan darurat dan cek kesehatan pekerja secara berkala.” tegasnya.

Anggono juga menyampaikan bahwa sebagai industri yang beroperasi di daerah memang sudah semestinya SKK Migas dan KKKS untuk memberikan efek berganda kepada daerah termasuk memaksimalkan kerja sama dan pemanfaatan fasilitas pemerintah daerah.

Baca Juga  Cabor Senam Ritmik Putri Sumbang Medali Perunggu di Popnas XVI Tahun 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)