Opini  

Dr.MH.Thamrin : Angkat Bicara Rencana Impor Beras

“Sehingga tidak ada masalah dalam persediaan beras, yang berarti tidak diperlukan impor tapi tetap saja memancing kehebohan” ujar beliau.

Dr.MH.Thamrin yang juga ahli kebijakan publik menuturkan,hal ini setidak mengindikasikan dua hal,”pertama kurangnya upaya untuk membangun harmonisasi internal pemerintah ,yang seharusnya silang pendapat antara kementerian dan lembaga yang terkait dengan soal pangan ini tidak perlu harus mencuat ke muka publik. Alasan transparansi misalnya mungkin bisa diterima ,jika tidak diikuti dengan silang pendapat. sehingga menjadi isu yang sebenarnya tidak perlu dan membuang energi”.

Ke dua, mencuatnya isu ini dapat juga mengindikasikan, mulai menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.

“Walaupun rencana kebijakan impor ini masih bersifat kondisional tapi memancing “kecurigaan” sebagian masyarakat bahwa ada “sesuatu” di balik kebijakan ini. Hal ini tentu tidak terlepas dari beberapa peristiwa sebelumnya yang berkenaan dengan kebijakan impor yang ternyata cenderung bersifat koruptif” tandasnya.

Baca Juga  Kementerian Agama OKU Timur Tetapkan Besaran Zakat Fitrah

(yanthi.m)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)