Viral !!! Santri 14 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Ponpes Raudlatul Qur’an OKU Selatan

Pihak keluarga korban disebut memilih tidak melanjutkan proses hukum dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian langsung dimakamkan setelah keluarga membuat surat pernyataan menerima kejadian tersebut.

Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Qur’an, Kiai H. Ali Fuad melalui pengasuh pesantren Gus Ahmad Rifa’i membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar ada kejadian itu. Saat peristiwa terjadi kami langsung melapor ke Polsek, Puskesmas, dan pihak keluarga. Pihak keluarga sudah menerima dan tidak perlu dilakukan autopsi, sehingga korban langsung dimakamkan,” ujarnya, Minggu (22/02/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa keseharian korban dikenal sebagai anak yang ceria dan tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami tekanan maupun kekerasan.

“Kamis sore korban masih mengikuti kegiatan pengajian. Untuk proses evakuasi dilakukan oleh para santri lainnya,” jelasnya.

Baca Juga  PLN Percepat Penormalan Listrik di Sungai Penuh melalui Pendirian Tower Emergency

Sementara itu, Kepala Puskesmas Simpang Sender, Hipzon, S.KM membenarkan hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban meninggal dunia akibat gantung diri.

“Berdasarkan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik. Dugaan sementara murni gantung diri,” ujarnya.

Meski demikian, peristiwa meninggalnya santri berusia 14 tahun ini masih menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga berharap adanya penjelasan yang lebih terbuka agar penyebab pasti kematian korban dapat diketahui secara jelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)