Sumsel  

Harda Belly : Kasus Dugaan Ijazah Palsu Bupati Lahat Cik Ujang Harus Kembali di Usut Tuntas Mabes Polri

Lahat, sinerginkri.com -Misteri dugaan ijazah asli tapi palsu (aspal) yang di keluarkan universitas Sjakhyakirti palembang bupati lahat masih menjadi pertanyaan semua pihak, dengan di tangkapnya Ferdi Sambo jendral bintang 2 dalam kasus pembunuhan, aktivis kembali mengingat kasus Dugaan Ijazah Palsu yang ditangani Mabes Polri, Saat itu yang ditangan oleh FS saat menjabat dirtipidum Mabes polri yang terkesan diduga kuat melindungi cik ujang sebagai terlapor dugaan penggunaan Ijazah Palsu (16/11/2022).

Harda Belly koordinator aktivis Sumsel Jakarta yang berasal dari Kabupaten Lahat Sumatera Selatan mengatakan kasus dugaan ijazah palsu bupati lahat sudah sangat kuat pembuktiannya yang saat itu di tangani oleh Mabes polri , namun entah kenapa kasus ini kita duga dilindungi oleh FS yang saat itu menjabat dirtipidum.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah resmi mengeluarkan keputusan terkait status ijazah Strata Satu (S1) gelar Sarjana Hukum atas nama Bupati Lahat Cik Ujang.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen DiktiKemendikbud Aris Junaidi mengatakan, dirinyalah yang mendatangani surat putusan status tidak sah ijazah Cik Ujang tersebut. Surat tersebut ditandatangani Aris Junaidi pada 6 April 2020

Surat putusan Kemendikbud perihal status ijazah Cik Ujang tersebut bernomor 461/E2/TU/2020 dan ditujukan kepada Koordinator Forum Nasional Jurnalis Indonesia (FNJI).

Dalam surat itu disebutkan bahwa ijazah yang dikeluarkan Universitas Sjakhyakirti Palembang dan Kopertis Wilayah II Sumatra Selatan pada 2013 silam itu tidak sah dan tidak dapat digunakan untuk jenjang karir maupun pegawai negeri Sipil karena bertentangan dengan surat Direktur Kelembagaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 595/D5.1/T/2007. Sebab, Kemendikbud melarang penyelenggaraan pendidikan model “kelas jauh dan kelas Sabtu-Minggu”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)