Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus mengembangkan kualitas layanan kesehatan

“Saat ini masih tipe D. Berdasarkan BLUD dua tahun lalu penghasilannya 1 miliar, namun sekarang pendapatannya bisa sampai hampir 10 miliar. Artinya berhasil, karena keberhasilan ini dan jumlah pasiennya makin lama makin banyak, maka harus kita tingkatkan untuk naik kelas menjadi tipe C agar masyarakat yang ada di wilayah utara saat berobat tidak perlu jauh-jauh ke wilayah tengah atau selatan,” jelasnya.

Wakil Bupati juga menambahkan, adapun untuk rencana pengembangan RSUD Cabangbungin yang meliputi pembangunan gedung baru berlantai empat akan mulai dibangun pada tahun 2026 dengan anggaran yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mendukung proyek tersebut.

“Ya, insyaallah untuk anggarannya sedang disesuaikan melalui dinas terkait, sesuai dengan apa yang memang dibutuhkan untuk pembangunan rumah sakit RSUD yang ada di Cabangbungin,” terangnya.

Baca Juga  Kapolri : Beliau Saya Anggap Ayah Sendiri Ucap Kapolri Saat Takziah ke Rumah Duka Habib Zen Bin Umar

Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani menambahkan, untuk progres pengembangan RSUD sudah berada di tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai bagian dari upaya peningkatan status rumah sakit menjadi kelas C. Dimana dengan pengembangan tersebut akan meningkatkan kapasitas layanan kepada masyarakat lebih banyak dengan total 122 bed termasuk 15 UGD.

“Jadi dengan pengembangan ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang antre menunggu di UGD terlalu lama, serta masyarakat tidak perlu dirujuk faskes lainnya, karena sudah bisa kita layani untuk masyarakat khususnya di wilayah utara,” tuturnya.

(Iin.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)