Hukrim  

Dokter Hastry, ahli forensik yang menangani kasus pembunuhan Subang telah angkat bicara mengenai alasan belum terungkapnya tersangka

Subang,SinergiNKRI.Com –Setelah dua tahun, belum ada kejelasan mengenai kasus pembunuhan di Subang, yang menewaskan ibu dan anak itu.

Bahkan kini, lokasi TKP pembunuhan sudah tidak dipasang police line dan ditinggali oleh saksi kunci kasus tersebut.

Sebelumnya, Dokter Hastry, ahli forensik yang menangani kasus pembunuhan Subang telah angkat bicara mengenai alasan belum terungkapnya tersangka.

Padahal kasus ini sudah berada dalam penanganan Polda Jabar dan Mabes Polri, alih-alih diselesaikan oleh Polres Subang.

Dokter Hastry juga meminta maaf dan mengaku rela dipindahkan ke kamar mayat, jika memang kasus ini gagal terungkap.

Dokter Hastry mengaku menemukan adanya DNA asing selagi memeriksa kasus tersebut.

Baca Juga  Team Kuasa Hukum Berharap PJ Bupati Bekasi  segera memberhentikan Kades Sukadanau

Namun DNA tersebut tidak cocok dengan saksi kasus Subang.

“Memang dari awal tidak ada DNA yang cocok dengan klien saya. Kalau memang dari awal cocok pasti perkara ini sudah ada penetapan tersangka,” kata kuasa hukum Yosef, Rohmad Hidayat.

Dalam ungkapannya, Dokter Hastry merekomendasikan Tim Cyber melacak sinyal handphone yang terakhir aktif sebelum kejadian.

Dari hasil otopsi, kata Dokter Hastry Tuti diperkirakan tewas pukul 02.00 WIB sampai 04.00 WIB.

Sedangkan Amalia Mustika Ratu tewas di pukul 04.00 WIB sampai 06.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)