Saat Meliput Unras, Dua Wartawan di OKU Timur Menjadi Korban Pemukulan OTD

Di lapangan di Mapolres OKU Timur, kejadian ini membuat segenap pekerja media se-OKU Timur marah. Mereka berkumpul di Mapolres untuk memberikan dukungan terhadap korban. Sejumlah wartawan lain menjadi saksi atas kejadian ini dan memberikan keterangan pada penyidik.

“Kami mengecam aksi premanisme ini. Memangnya ini zaman batu pakai kekerasan. Apalagi dilakukan oleh orang-orang yang diduga beking Dinas PUTR. Maksudnya apa ada aksi koboi seperti ini? Ini melanggar HAM dan sudah mengganggu kinerja wartawan yang sedang bertugas.

Untuk itu kami minta kepada pihak Kepolisian agar mengusut tuntas kejadian ini.” Kata Angga, salah satu wartawan yang dibincangi di Mapolres Oku Timur.

Penulis : Yansyahbana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)