Sumsel  

K MAKI : Proyek gasifikasi Dimetil Eter hasilkan gas ramah lingkungan dan gusur kapitalism batubara

PALEMBANG, SINERGINKRI.COM | Rencana pemerintah melakukan substitusi LPG ke Dimetil Eter dengan memanfaatkan batubara sebagai bahan baku pembuatan Dimetil Eter patut didukung oleh segenap lapisan masyarakat. Proyek ini menyerap potensi batubara Indonesia dan menciptakan lapangan kerja serta mengurangi kapitalism yang mengeruk keuntungan tidak terbatas perut bumi NKRI.

Proyek coal to DME dilakukan oleh PT Bukit Asam (PT BA) yang bekerjasama dengan PT Pertamina dan Air Conduct di Tanjung Enim, Sumatera Selatan akan mengkonsumsi 6 juta ton batubara per tahun, dengan target produksi DME sebesar 1,4 juta ton per tahunnya.

Adapun biaya produksi DME terdiri atas tiga komponen biaya, yaitu harga bahan baku batubara, biaya pemrosesan (gasifikasi), dan biaya transportasi. Kendati begitu harga DME tak boleh melampaui harga LPG saat ini, tetapi juga tidak terlalu rendah.

Menanggapi rencana brilian Pemerintah ini, Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K MAKI) uraikan pendapatnya, “Patut didukung dalam pemerataan kesejahteraan bagi seluruh bangsa Indonesia”, ucap Koordinator K MAKI Bony Balitong pada waktu dihubungi awak media lewat telpon, Minggu (08/01/2023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)