Optimistis Jadikan Pandemi Lompatan Kemajuan Bangsa

“Ingat, kalau kita gagal memanfaatkan momentum bonus demografi, yang kita panen bukan bonus tapi malapetaka demografi. Jadi hikmah yang ada sekarang harus kita manfaatkan betul,” tukasnya.

Lebih lanjut, di sektor kesehatan, Muhadjir menjelaskan ada banyak lompatan-lompatan besar telah dilakukan terutama dalam perkembangan fasilitas layanan kesehatan. Per-April jumlah RS rujukan hanya 429, tetapi per-Oktober mencapai 845 RS rujukan.

Kenaikan jumlah tempat tidur di RS, keberadaan ventilator, hingga fasilitas laboratorium untuk uji spesimen juga meningkat secara signifikan. Tak dimungkiri hal itu terjadi sejak wabah Covid-19 mulai melanda pada Maret lalu.

“Jadi selain di sektor pendidikan, terobosan besar-besaran juga terjadi di sektor kesehatan. Seperti pesan presiden, kita harus memanfaatkan momentum yang tidak bagus, musibah ini, untuk kepentingan yang lebih baik,” pungkas Menko PMK.

Baca Juga  Bupati Karawang Mengikuti Rapat Koordinasi Sektoral Operasi Lilin 2022

Pada kesempatan tersebut, ia pun menyatakan kerja keras pemerintah untuk mencapai target pembangunan harus melibatkan banyak pihak. Koordinasi antar kementerian/lembaga dan lintas Kemenko juga menjadi kunci sukses dalam pencapaian target visi misi presiden 2019-2024.

Hal itu sebagaimana diungkapkan seluruh Menko, baik Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Menko Marves Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (da/rl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)