Korban terdampak banjir di Ibu Kota Provinsi Banten mengeluhkan lambatnya penyaluran bantuan dari Pemerintah Kota Serang

Serang Banten,SinergiNKRI.Com –Korban terdampak banjir di Ibu Kota Provinsi Banten mengeluhkan lambatnya penyaluran bantuan dari Pemerintah Kota Serang.

Bahkan, korban terdampak banjir juga terpaksa mendirikan tenda pengungsian dari terpal. Mereka berkumpul di kawasan benteng Banten lama untuk mengungsi.

Haerudin Ketua RT 03/11 Kompleks Terminal Banten, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen mengatakan bahwa beberapa tenda darurat di bangun oleh masyarakat belum ada bantuan dari pemerintah.

“Belum ada bantuan dari pemerintah, tenda juga bikin sendiri kalau hujan ya banjir, kita jaga jaga saja kalo tenda penuh ya paling yang tidur ibu-ibu di dalam bapak di luar,” ujar Haerudin kepada awak media di lokasi, Rabu 2 Maret 2022.

Baca Juga  Pemkab Bekasi saat ini tengah menggodok Raperda tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap narkotika dan Prekursor Narkotika

Haerudin meminta kepada pemerintah Kota Serang, agar memenuhi kebutuhan darurat masyarakat yang terdampak banjir, seperti makanan, air bersih dan tenda darurat.

“Kami minta di fasilitas seperti tenda darurat, Baju ada sedikit ma, makanan air bersih dan MKC kita juga bingung mandi gmna air bersih tidak ada air wudhu juga tidak ada,” paparnya.

Ia juga mengatakan, akibat banjir banyak barang-barang milik pedagang hanyut tidak sempat membereskan dan tidak bisa diselamatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)