Irjen Pol Fadil Imran Utimatum Kepada Terduga Pelaku Pengeroyokan Yang Telah Terindentifikasi Segera Menyerahkan Diri

Jakarta,SinergiNKRI.Com –Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Inspektur Jenderal (Irjen) Fadil Imran memberikan peringatan keras atau ultimatum kepada pelaku pengeroyokan pegiat media sosial sekaligus dosen Universitas Indonesia, Ade Armando.

Ade dikeroyok oleh beberapa orang ketika terjadi untuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat, Senayan, Jakarta.

Akibat dikeroyok dan diinjak, Ade mengalami luka-luka. Polisi juga sudah mengantongi identitas dari para pelaku pengeroyokan.

Kapolda Metro Jaya memastikan bahwa pelaku pengeroyokan ade bukan mahasiswa pengunjuk rasa. Alumni Akademi Kepolisian tahun 1991 itu menyebutkan, ada sejumlah pihak yang memanfaatkan unjuk rasa itu untuk membuat provokasi.

Kapolda Metro Jaya  meminta kepada para pelaku pengeroyokan yang telah teridentifikasi untuk segera menyerahkan diri.

Baca Juga  Polri Tangkap Tiga Pelaku Perusakan dan Pembakaran Pos Polisi Pejompongan Usai Kerusuhan Demo Mahasiswa Di DPR RI

“Kami akan mengumumkan identitas pelaku dan jika tidak menyerahkan diri akan kami lakukan penangkapan!” ujar Fadil Kapolda Metro Jaya

enam polisi yang menjadi sasaran massa ketika mengevakuasi Ade. Ade dan enam polisi itu ditangani oleh tim dokter dari Polda Metro Jaya. Kemudian, polisi membawa Ade ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)