Daerah  

Garda Sriwijaya Gelar FGD di Amaris Hotel Terkait Konflik Pertanahan

“Nantinya juga kami akan membawa resume ini ke Kementrian ATR-BPN untuk disampaikan dan sudah diagendakan bertemu dengan wakil Menteri. Kami memohon dukungan masyarakat agar upaya menyelesaikan konflik agraria sesuai dengan cita-cita Presiden Joko Widodo,” paparnya.

Sementara itu, Kasubdit Harda Polda Sumatera Selatan, Kompol Agus Khairudin menyampaikan, pihaknya mendukung penuh agenda kerja Garda Sriwijaya dalam upaya turut membantu menyelesaikan konflik agraria masyarakat.

“Kami mendukung penuh apa yang dilakukan Garda Sriwijaya Indonesia dalam melakukan upaya penyelesaian konflik agraria masyarkat. Pada hakikatnya kami melaksanakan tugas sebagaimana mestinya dan akan menindaklanjuti apabila adanya laporan yang masuk ke kami,” terang Agus.

Masyarakat yang mengikuti penyelesaian konflik agraria secara persuasif ini berasal lima kabupaten yang terlibat dalam antara lain masyarakat dari Kabupaten Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Oku Timur dan masyarakat dari Kabupaten Musi Rawas Utara.
Diakhir kegiatan seluruh peserta diskusi mendeklarasikan diri agar penyesalan konflik agraria dapat di tuntaskan dengan persuasif tanpa harus melakukan tindakan kekerasan (Yanthi.M)

Baca Juga  Sekjen KONI Kota Palembang Angkat Bicara Terkait Bonus Atlit yang Berjuang di Porprov OKU Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)