Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statisik Kabupaten Bekasi Membuka Kegiatan Ujian Negara Amatir Radio

Kab Bekasi,SinergiNKRI.Com –Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statisik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi Jaoharul Alam, mewakili Pj Bupati Bekasi, membuka kegiatan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Non-Reguler Berbasis CAT Tahun 2022.

Acara tersebut berlangsung di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informatika dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Kominfo, Jl. Jababeka Raya No. 2 Desa Simpangan Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (04/06/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Operasi Sumber Daya Ditjen SDPPI Dwi Handoko, Kepala BPPTIK Nusirwan, Kepala Balai Monitor SFR Kelas 1 Jakarta Rahman Baharuddin, Ketua Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Daerah Jawa Barat, Yana Koryana, Ketua ORARI Daerah DKI Jakarta Eko Cahyono dan Ketua ORARI Lokal Kabupaten Bekasi, Syaiful Rizal.

Baca Juga  " Waduh"LPSK Mengakui Bahwa Pernah Menolak Amplop Pemberian Irjen Sambo

Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam mengatakan, Ujian Negara Amatir Radio tersebut diikuti sebanyak 95 peserta dengan menggunakan metode online berbasis computer, sehingga para peserta yang mengikuti UNAR dapat dengan cepat mengetahui kelulusannya.

“Hari ini saya mewakili Pj. Bupati Bekasi telah membuka kegiatan UNAR yang pertama setalah pandemi Covid-19. Alhamdulillah para peserta sangat antusias,” ujarnya.

Jaoharul menambahkan, peserta yang mengikuti Ujian Negara Amatir Radio itu tidak hanya dari Kabupaten Bekasi, melainkan dari Emergency Respon Team,Tagana BPBD,Rescue wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

“Mereka yang telah lulus Ujian Negara Radio Amatir ini tentu saja akan sangat memberikan manfaat bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, terutama dalam memudahkan komunikasi di antara masyarakat dan komunitas,” tambahnya.

Baca Juga  Camat Cibitung Melaksanakan Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 77

Jaoharul Alam mengungkapkan, ORARI memiliki peran penting, salah satunya sebagai alat komunikasi saat bencana alam terjadi. Oleh karena itu pentingnya peran peserta dalam mendukung komunikasi radio pada saat tanggap darurat, dalam memberikan bantuan logistik dan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)