Diduga Konsumsi Makanan Basi, Puluhan Siswa di Tangerang Dilarikan ke Pukesmas dan Klinik

Akibat kejadian tersebut, dapur SPPG Ditutup, belum ada SLHS Pasca insiden, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung menghentikan sementara operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cirumpak yang berada di bawah naungan Yayasan Leuit Abipraya Nawasena.

Tim dari Dinas kesehatan kabupaten Tangerang juga telah mengambil sampel makanan untuk di uji di laboratorium, hasil uji laboratorium di perkirakan akan keluar dalam 7 Hingga 10 Hari.

“Mereka baru mengurus izin, izin operasional sudah keluar dari BGN, tapi ke Dinkes baru mulai proses,” ujar kadis Dinkes Hendra.

Ditempat terpisah, Bupati Tangerang Moch.Maesyal Rasyid mengaku belum menerima informasi kebenaran terkait peristiwa ini.

“Saya berjanji akan segera mengecek kebenaran informasi tersebut,” ungkap Bupati Maesyal dengan nada singkat
saat di konfirmasi.

Baca Juga  Bupati Tangerang Gratiskan Sekolah SD dan SMP Swasta

Kini kepolisian masih terus melanjutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab keracunan sambil menunggu hasil uji laboratorium,

Diketahui program MBG di wilayah tersebut menjangkau hingga 2.820 penerima manfaat termasuk siswa, PAUD, Ibu hamil dan Balita.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola MBG setempat.

Penulis : A Jueni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)