Dana PIP Diduga Hilang, KCD Banten Akan Berikan Sanksi SMK Bina Putra

Sejumlah orang tua bahkan mendatangi sekolah dan mendesak agar dana bantuan segera diberikan kepada siswa. Mereka menegaskan bahwa dana tersebut merupakan hak anak-anak mereka.

Menanggapi tekanan tersebut, pihak sekolah diketahui telah mulai mengganti kerugian dengan menyerahkan dana secara tunai kepada siswa. Namun, saat KCD melakukan kunjungan, proses penggantian belum sepenuhnya selesai.

Dalam analisisnya, KCD Banten menemukan sejumlah pelanggaran mendasar. Selain tidak menerapkan prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas, sekolah juga dinilai melanggar mekanisme dengan mengumpulkan serta menyimpan rekening dan ATM siswa.

Kepala sekolah pun dinilai tidak menunjukkan komitmen dalam pengawasan, yang tercermin dari minimnya pemahaman terhadap proses pengelolaan PIP di lingkungan sekolahnya.

Baca Juga  R Haidar Alwi Menjadi Kandidat Ketum Partai Nasionalis

Tak hanya itu, KCD juga menemukan adanya surat pernyataan yang ditandatangani siswa dan orang tua, berisi kesepakatan untuk tidak menempuh jalur hukum terkait kasus tersebut—baik pidana maupun perdata.

Atas temuan tersebut, KCD Banten merekomendasikan dua langkah kepada Dinas Pendidikan Provinsi Banten, yakni melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan PIP di SMK Bina Putra serta memberikan teguran tertulis kepada pihak sekolah.

“Kami sudah menyampaikan rekomendasi untuk evaluasi dan sanksi administratif. Selanjutnya menjadi kewenangan dinas provinsi untuk menentukan tindak lanjut,” tegas Suhaeri.

KCD menegaskan, seluruh proses penelusuran dilakukan secara bertahap, mulai dari menerima laporan, melakukan kajian, hingga klarifikasi langsung ke lapangan. Temuan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi agar pengelolaan PIP di seluruh sekolah berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Baca Juga  Selama Triwulan, Tokoh Aktivis Kabupaten Tangerang Mengapresiasi Kinerja PJ Bupati

*Baca juga : Penerima Bantuan PIP di SMK Bina Putra Diduga Saldo Dikuras.

Penulis : A Jueni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)