Hukrim  

” Cilaka” Ratusan Siswa Man 1 Gagal Tour Perpisahan Sekolah Di Duga EO Menipu

Namun, pihak EO melakukan pembatalan secara sepihak dan menunda keberangkatan menjadi 3 Juni 2023.

“Jadi H-1 pihak EO membatalkan secara sepihak. Waktu itu kami akhirnya panggil pihak EO, kami musyawarah dengan pihak EO alasannya (gagal berangkat pertama) sangat subyektif, menurut kami enggak masuk akal,” Samsudin, saat ditemui di Bekasi Utara.

Pada akhirnya, pihak EO meminta waktu sampai 8 Juni 2023, tetapi mereka kembali ingkar janji.

“Mereka meyakinkan pasti berangkat, seluruh persiapan akan dipersiapkan dari 28 Mei sampai 8 Juni, tapi ternyata tanggal 8 juga ingkar janji,” kata Samsudin. “Sampai malam (tanggal 8 Juni 2023) itu perjanjian 8 bus, yang datang baru 4 bus jam 08.20 WIB. Pihak bus bicara, mereka juga belum dibayar,” sambungnya.

Baca Juga  Geruduk Kantor KPK, FSMP : Usut Anggaran Penanggulangan Banjir Kota Palembang Pada Dinas PUPR

Nurseha Pada Wartawan 10/6/2023 Menjelaskan, pihak sekolah akan mendampingi siswa untuk menuntut hak mereka dari pihak EO untuk mengembalikan uang peserta. Dan pihak EO bersedia mengembalikan dananya tapi secara pararel. “Tapi proses hukum akan tetap jalan karena ini tindak pidana murni,” Ujarnya.

Dikabarkan, saat ini kepolisian Polsek Bekasi Utara telah menahan dua orang dari pihak EO Jogja Holiday Center, yaitu ARP dan seorang perempuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)