Wartawan Harus Multi Talenta Banyak Membaca dan Juga Belajar

Sementara, wartawan muda juga akrab dalam podcast Riza Pahlevi atau akrab disapa Eja mengatakan, di era sekarang ini digitalisasi maka produktifitas harus ditingkatkan jika tidak akan tertinggal.

“Karena generasi muda dekat dengan teknologi. Maka itu, wartawan harus banyak belajar,” ujarnya.

Selain itu, wartawan harus jadi magnet agar mampu kita berhasil menjadi pusat perhatian melalui gagasan dan ide. “Sehingga dapat membuka peluang untuk menjalin kerjasama dengan pihak lain,” ujarnya.

Eja mengingatkan wartawan harus patuhi kode etik jika tidak akan terbawa arus untuk kepentingan pihak tertentu. Misalnya, ikut konferensi pers wartawan harus punya gagasan sendiri tidak harus ikut arus dan didekte oleh narasumber,” ujarnya.

Baca Juga  Ratu Dewa Sukses Terima Penghargaan dari Mendagri di Hari Otoda 2024, Satu-Satunya di Sumsel

Sementara, Asri berbagi pengalaman dalam dunia wartawan dari bawah. Mulai dari loper koran hingga belajar otodidak seperti membuat koran, majalah serta memulai media online sejak 2016.

“Sampai bisa melayani membikin jasa buat online bahkan cari duit dari online,” paparnya.

Dunia wartawan dituntut serba bisa. Jangan mudah menyerah, banyak orang memulai membuka media namun berhenti ditengah jalan. “Kami berani buka media sendiri karena ditempa dari kepahitan,” ujarnya.

Ditempat sama, Oktaf Riyadi Ketua PWI Sumsel dua periode menilai, Firdaus Komar bukan hanya sukses sebagai wartawan tapi juga sukses usaha.

Kuncinya wartawan itu harus belajar.
Wartawan harus banyak membaca. Kebanggaan wartawan itu mampu menulis bagus. Kemampuan harus terus diasah.

Baca Juga  Pj Walikota Ratu Dewa Kerahkan Ribuan Satlinmas Sukseskan Pemilu 2024, Bersinergi Dengan TNI-Polri

“Ada rasa puas bagi wartawan jika tulisannya bagus.

“Memang perkembangan media online mengharuskan wartawan menyampaikan berita dengan cepat. Namun harus taati kode etik. Jik sudah pintar menulis berita harus taati kode etik,” pesannya.

Sementara Firdaus Komar sebagai penggagas acara menyampaikan, kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur dengan apa yang diperoleh selama ini. (Yanthi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)