Hukrim  

Rosti Ibu kandung Brigadir J Minta Agar Alat Bukti Hp Dan Laptop Milik Mendiang Anak Kami Jangan Di Sembunyikan

Jakarta,SinergiNKRI.Com –Rosti Simanjuntak yang merupakan ibu Kandung  Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat emosional ketika dicecar kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah. Rosti dicecar eks Jubir KPK (Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi) itu berlangsung saat persidangan.

“Apakah sebelumnya ibu pernah berkomunikasi langsung dengan Bu Putri?” cecar Febri dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Rosti merespons bahwa dia merasa dihina oleh Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Hal itu karena keluarga Brigadir J telah menghormati keluarga Ferdy Sambo, tetapi timbal baliknya justru perbuatan keji yang menewaskan anaknya itu.

“Bagaimana pak seorang ibu yang miskin, yang hina, di depan mata mereka berkomunikasi langsung. Sebenarnya anak aku sudah menghormati mereka, mereka harus yang menginformasikan sebagai atasan, bahwa anak aku terbunuh di tangan mereka,ungkap Rosti.

Baca Juga  Indikasi Curi Start Sebelum Kontrak LPSE kota Palembang Diduga Hapus Data Lelang

Febri menjelaskan, maksud dia yakni hendak mengonfirmasi berita acara pemeriksaan (BAP) Rosti serta ketika pemeriksaan psikologi forensik. Hal itu karena disebutkan, terjalin hubungan yang baik antara Brigadir J dengan Sambo dan Putri. Rosti pun mengaku anaknya kerap memberikan kabar yang baik selama menjadi bawahan Sambo.

“Karena kami lihat anak ini mengabari, anak ini dalam keadaan baik-baik dan nyaman. Jadi kami sebagai orang tua berpikir yang waras, kami berarti hubungan anakku dan atasannya yang dihormatinya baik-baik saja dan aman,” ungkap Rosti.

Febri lalu mencecar lagi soal pernahkan Brigadir J menyampaikan keluhan ke Rosti, terutama sebelum peristiwa pembunuhan pada Jumat (8/7/2022) lalu. Rosti lalu kembali emosional merespons pertanyaan Febri.

Baca Juga  Gubernur Jawa Barat Berpesan Pada Pengadilan Negeri Bandung Ustad Yang Perkosa 12 Santriwati Hingga Hamil dan Melahirkan Di Hukum Seberat Berat nya

“Kembali saya katakan sekali lagi, hatiku sudah hancur, hati ini bapak, sudah tersayat-sayat perasaan saya, biar lebih detail, tadi saya utarakan, jadi mohon, jangan pertanyaan ini diulang-ulang, membuat sakit hati saya bapak,” kata Rosti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)