Rano Alfath Sosialisasi Empat Pilar di Batuceper Kota Tangerang

Dalam sesi diskusi, warga mengangkat berbagai isu konkret seperti harga sembako, minimnya akses pelatihan kerja untuk pemuda, serta kesenjangan digital bagi pelaku usaha kecil. Rano merespons dengan mengajak masyarakat untuk tidak pasif, dan mendorong terbentuknya komunitas belajar, koperasi warga, serta pelibatan aktif dalam forum-forum musyawarah tingkat kelurahan.

Sementara Yuli, pedagang sayur dari Poris Gaga, berharap agar pemerintah lebih banyak memberikan pelatihan dan modal usaha yang realistis dan tepat sasaran. Ia menyambut baik acara ini karena menurutnya.

“Jarang ada anggota dewan yang mau datang langsung ke warga dan ngobrol soal hidup sehari-hari, bukan cuma teori politik.”

Diakhir kegiatan, Rano mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak kehilangan semangat, meskipun tantangan ekonomi kian berat. Ia mengingatkan bahwa kekuatan bangsa ini ada pada rakyatnya yang tetap bersatu, saling membantu, dan berjuang bersama.

Baca Juga  Program PTSL Desa Bojongloa Cisoka Diduga Dijadikan Ajang Bisnis

“Empat Pilar bukan sekadar hafalan untuk anak sekolah. Ini pedoman hidup kita semua. Kalau kita pegang teguh nilai-nilai ini, kita gak gampang dipecah belah, gak gampang putus asa, dan bisa bangkit bareng. Dari kota kita tercinta (Kota Tangerang,red) , kita tunjukkan bahwa masyarakat bisa jadi kekuatan utama Indonesia,” pungkasnya.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan MPR RI dalam mendekatkan nilai-nilai kebangsaan kepada rakyat, tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga lewat pendekatan nyata terhadap persoalan kehidupan sehari-hari. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)