Penerim Bantuan PIP di SMK Bina Putra Diduga Saldo Dikuras

Peristiwa ini memicu kekecewaan dan kesedihan di kalangan siswa. Beberapa di antaranya bahkan menangis karena dana bantuan pendidikan yang seharusnya mereka terima diduga telah diambil tanpa sepengetahuan mereka.

Sementara Rizki operator KIP menyebutkan bahwa pada tahun 2025 terdapat pencairan dana PIP, dengan nominal awal sekitar Rp500 ribu untuk siswa baru.

“Buku tabungan dan ATM, sempat dikumpulkan oleh pihak sekolah melalui bagian tata usaha sebelum diserahkan kepada siswa,” ucapnya, Jumat (10/4/26), yang dikutif dari JurnalNews.

Namun, saat ditanya mengenai pihak yang melakukan pencairan dana, tambah Rizki, mengarahkan pertanyaan kepada bendahara sekolah bernama Yoyoh.

Lebih lanjut, Rizki menyebut adanya praktik pengalihan dana PIP untuk pembayaran biaya sekolah secara manual. Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan, mengingat terdapat program pendidikan gratis dari pemerintah daerah, sehingga penggunaan dana PIP untuk biaya sekolah dinilai tidak sejalan dengan tujuan program.

Baca Juga  GPM akan Digelar di 29 Kecamatan Selama Ramadan

Hingga berita ini diterbitkan pihak Sekolah belum memberikan penjelasan yang utuh dan konsisten terkait dugaan penguasaan ATM serta pencairan dana tersebut.

Penulis : A Jueni.

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)