Daerah  

Penerapan Ganjil-Genap Untuk Berikan Pesan Kepada Warga Agar Kurangi Mobilitas

 

Kota Bogor,SinergiNKRI – Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau penerapan ganjil genap di jalur Sistem Satu Arah (SSA) atau di seputaran Kebun Raya Bogor.Dalam peninjauan tersebut Bima Arya didampingi Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro serta Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf. Roby Bulan.

Salah satu titik yang dipantau adalah checkpoint Tugu Kujang. Tampak kepadatan kendaraan terjadi di Jalan Raya Pajajaran dikarenakan adanya pemeriksaan plat kendaraan oleh petugas. Kendaraan yang tidak sesuai dengan tanggal ganjil hari ini, dipaksa untuk memutar balik.

Sebaliknya, jalur SSA khususnya di Jalan otista, Jalan Juanda dan Jalak Harupat yang biasa dipadati kendaraan jelang waktu berbuka puasa terlihat lengang.

Baca Juga  Bupati Bogor Melakukan Pengetatan Di Kawasan Puncak

“Ganjil-genap Sabtu Minggu selama dua jam (15.30-17.30 WIB) ini target utamanya adalah menyampaikan pesan kepada warga Bogor untuk mengurangi mobilitas. Karena mobilitas tinggilah yang menyebabkan persentase kenaikan kasus Covid-19. Terjadi kerumunan di mall, dan di tempat-tempat lain yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Bima Arya.

Menurut Bima, macet yang terjadi di beberapa titik merupakan hal yang wajar. “Artinya masih banyak warga yang tetap melakukan mobilitas. Jadi pesan kita kepada seluruh warga kalau tidak mau terjebak macet besok, kurangi mobilitas. Ini adalah prakondisi, menyampaikan peringatan kepada warga agar ke depan tetap dikurangi mobilitas. Terutama nanti libur hari raya. Weekend minggu depan dan minggu depannya lagi tetap kita akan perketat,” jelas Bima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)