Hukrim  

Mantan Kapolda Jawa Barat KasusTragis Ibu Dan Anak Di Subang Sudah 4 Bulan Belum Terungkap

“Tim masalah saksi tugasnya khusus hanya mengelola saksi. Tim barang bukti hanya mengelola barang bukti, tim scintific investigation khusus menangani hasil uji lab dan lain-lain. Itu saja tugas masing-masing tim khsus itu”, kata Anton menambahkan.

Sementara itu, di tempat dan waktu yang berbeda, pakar telematika dan informatika Roy Suryo kepada SinergiNKRI.Com juga mengatakan, dirinya ikut merasa gemas dengan kasus pembunuh ibu dan anak di Subang yang berlarut.

“Gemes juga kenapa kasus pembunuhan yang jasadnya dimasukkan dalam Alphard itu belum kelar-kelar  juga”, ujarnya.

Namun dari informasi yang diperolehnya, Roy Suryo memaklumi soal kendala yang dihadapi kepolisian sehingga mengakibatkan lambatnya pengungkapan kasus pembunuh ibu dan anak di Subang, yakni tidak adanya saksi langsung dan rekaman

Baca Juga  Geruduk Kantor KPK, FSMP : Usut Anggaran Penanggulangan Banjir Kota Palembang Pada Dinas PUPR

Agar kasus pembunuh ibu dan anak di Subang cepat terungkap, mantan Menpora di era Presiden SBY ini menyarankan agar  lebih memaksimalkan lagi  teknologi yang ada.

“Misalnya pembacaan CDRI (Call Data Record Information) dari nama-nama yang saya sebut di atas. Pra, saat dan pasca kejadian, dengan tentang waktu seminggu bahkan sebulan sebelum dan sesudahnya,Ujar Roy Suryo.

Hal yang sama, kata Roy Suryo, dilakukan juga pada rekaman-rekaman CCTV seputar lokasi, termasuk milik  pemda dan toko-toko, rumah sekitar lokasi kejadian, dengan rentang waktu sebelum dan sesudah Hari-H (kejadian).

Polisi masih terus berupaya keras mengumpulkan, mencocokan dan menganalisa bukti-bukti yang didapat di lapangan

Baca Juga  Informasi Hoaxs penangkapan babi ngepet di Depok membuat heboh masyarakat sekitar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)