Sumsel  

Mafia Pupuk Ekspor dan Subsidi Patut Diduga Gentayangan di PT Pusri

Sinerginkri.com – Mafia pupuk subsidi dan pupuk ekspor diduga telah merugikan keuangan negara dan merugikan petani Indonesia karena kenaikan harga pupuk bersubsidi. Mafia pupuk diduga berada di manajemen PT Pusri dan indikasinya dapat dilihat dari audit BPK RI tahun 2016 terkait kinerja PT Pusri.

Audit reguler PT Pusri tahun 2016 menjadi tolak ukur bahwa Mafia pupuk ini sudah lama bercokol tak tersentuh hukum. Di tambah lagi adanya komisaris PT Pusri yang merupakan pejabat Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sehingga terkesan menghalangi audit investigative penjualan pupuk bersubsidi dan penjualan ekspor pupuk PT Pusri.

Dugaan korupsi pada penjualan pupuk urea PT Pusri bisa dilihat dari perhitungan penyusutan pada perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) sebesar Rp. 14,5 miliar tidak didukung dengan data atau berdasarkan asumsi perkiraan. Padahal biaya pokok produksi menjadi dasar menentukan Harga Pokok Penjualan atau harga COGS.

COGS sendiri dihitung dari seluruh biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan suatu produk atau jasa yang dimulai dari proses pembuatan produk hingga produk tersebut siap untuk didistribusikan ke pasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)