Keberadaan kompleks Istana Kunang ini sangat mencolok di tengah lanskap pedesaan yang didominasi persawahan

Kab Bekasi,SinergiNKRI.Com –Keberadaan kompleks Istana Kunang ini sangat mencolok di tengah lanskap pedesaan yang didominasi persawahan. Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, keluarga Kunang memang sudah lama bermukim di desa tersebut, namun klaster hunian megah dan Mewah itu baru selesai dibangun sekitar dua hingga tiga tahun terakhir.

Bukan istana kecil lagi, tapi besar. Ada enam rumah. Bapak dan kakak-kakaknya Ade Kuswara, dijadikan satu sebagai rumah bersama, istilahnya kompleks pribadi. Itu baru dibangun dua tiga tahun kalau enggak salah, sebelumnya tinggal di rumah bapaknya enggak jauh dari sini, tutur warga.

Namun, suasana sepi dan penjagaan super ketat area itu setelah ADK dan ayahnya ditetapkan sebagai tersangka. Puluhan personel Satpol PP berjaga di sekitarnya. Pintu pagar besi hitam berukuran besar selalu tertutup rapat, dan akses masuk sangat dibatasi, termasuk bagi awak media.

Baca Juga  Wajah Baru Nusakambangan, Warga Binaan Makin Berdaya dengan FABA

Petugas keamanan yang berjaga menegaskan kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai area steril. Mereka meminta jurnalis yang berkumpul di luar pagar untuk tidak mengambil gambar.

Penggeledahan ini terkait dengan kasus dugaan ijon proyek dalam pengadaan barang dan jasa di APBD Kabupaten Bekasi. KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Ade Kuswara Kunang sebagai penerima suap (sebagai pengguna anggaran), HM Kunang sebagai penerima suap lainnya (diduga perantara), dan Sarjan (SRJ), seorang pengusaha lokal, sebagai pemberi suap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)