Herman Deru Minta Pembangunan Tanjung Carat On Schedule

Jika nanti, lanjutnya, dalam pembangunannya terjadi kendala keuangan, maka hal itu dapat disiasati dengan melakukan penawaran bersama pihak swasta. “Kita gunakan APBN dalam pembangunannya. Jika nantinya ada hambatan, kita juga dapat kerjasama dengan swasta,” bebernya.

Tidak hanya itu, dia juga akan kembali mendorong pembangunan jalan tol Tanjung Api Api sebagai akses menuju pelabuhan tersebut. “Sebelumnya memang ada rencana pembangunan tol tersebut. Ini akan kita dorong kembali sehingga keberadaannya pelabuhan ini maksimal,” pungkasnya.

Diketahui, selain membahas pembangunan pelabuhan Tanjung Carat, dalam rapat tersebut membahas sejumlah program prioritas Provinsi Sumsel.

Gubernur Herman Deru juga meminta agar Komisi V dan Komisi IV DPR RI mendorong Kemenhub agar menyediakan kantong parkir di kawasan stasiun LRT di Palembang. Hal itu agar keberadaan LRT dimanfaatkan masyarakat sekaligus juga mengurangi kemacetan di Palembang.

Baca Juga  Ketua DPRD Provinsi Sumsel Lantik Nurmala Dewi Sebagai PAW dari Fraksi PAN

Kemudian melalui Komisi V dan Komisi IV DPR RI tersebut, Herman Deru juga meminta agar Dana Alokasi Khusus (DAK) Perkantoran kembali dialokasikan oleh Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI agar perkantoran yang ada di kabupaten pemekaran di Sumsel bisa berkembang dan juga memberikan status di 13 ribu KM jalan warisan transmigrasi di sejumlah desa di Sumsel, agar dapat dikembangkan.

Tidak hanya itu, pembahasan lainnya juga disampaikan Gubernur dalam rapat tersebut seperti penataan kawasan Sungai Musi, pembangunan flyover jalur kereta api di Muara Enim dan Kota Martapura Kabupaten OKU Timur, rencana pembangunan kolam retensi di Jalan Soekarno Hatta Palembang, hingga pembahasan soal mangkraknya pembangunan tol Palembang betung yang kini baru sekitar 18 persen. Padahal tol tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2023 mendatang.

Baca Juga  Ulta POSE-RI Sumsel ke 7, Bisa Membawa Perubahan Baru

Turut hadir sejumlah tenaga ahli dari Komisi V, Kamalidin Suganda, Nanda Arif Toto, Muhammad Ali, anggota Komisi IV DPR RI Renny Astuti yang diwakilkan Tenaga Ahli Desi Yusnita dan sejumlah tenaga ahli Komisi IV DPR RI lainnya serta beberapa pejabat dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)