Dinas Kesehatan Kabupaten Subang menyampaikan rasa berbelasungkawa dan keprihatinan yang dalam

“Dengan sistem rujukan baru dan baik, kita bisa mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi,” imbuhnya.

Terkait kematian ibu dan bayinya di Tanjungsiang, saya secara pribadi maupun atas nama Dinas Kesehatan menyampaikan rasa berbelasungkawa dan keprihatinan yang dalam,” kata Maxi

Maxi menyebut tidak ada niat mencelakakan atau menolak pasien karena saat itu memang kondisi ICU sedang penuh. Karenanya, Dinkes Subang menyesali kejadian tersebut lantaran membuat akibat yang sangat fatal dan memilukan bagi almarhumah dan keluarga. “Semoga kejadian ini menjadi pelajaran penting dan berharga untuk mawas diri bagi seluruh pelayanan kesehatan agar mengutamakan profesionalisme, yang berempati dan nilai kemanusiaan,” kata dia. Diberitakan sebelumnya, Kurnaesih (39), ibu hamil asal Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, meninggal usai ditolak melahirkan di RSUD Ciereng Subang.

Baca Juga  H Jamil Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Mengutuk Perbuatan Keji Pelaku Terhadap 3 Orang Korban Warga Desa Sukarukun

(Uding)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)