Dampak Lintas Batubara Gabungan Mayarakat Demo di Kantor DPRD OKU Timur

Gabungan Masyarakat Desa Tanjung Kemala (GMDTK) Kabupaten OKU Timur lingkar Desa Tanjung Kemala melakukan aksi damo stop angkutan batubara

sinerginkri – Gabungan Masyarakat Desa Tanjung Kemala (GMDTK) Kabupaten OKU Timur lingkar Desa Tanjung Kemala melakukan aksi damo stop angkutan batubara.

Dengan alasan meresahkan masyarakat di sepanjang jalan yang dilintasi mengakibatkan jalan rusak , menimbulkan kemacetan dan kebisingan, polusi udara, naik asap kendaraan ataupun debu batubara, telah banyak menimbulkan musibah dan bencana baik dari penambangan atau pengangkutan baik korban jiwa atau lainnya. Semua ini juga menjadikan terjadinya penyakit masyarakat atau pekat berupa pungli.

” Kami akan mendukung Pemerintah Kabupaten OKU Timur maju lebih mulia,” tegas Hemanto dalam orasinya di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Martapura Jalan Merdeka No.1 Jumat (16/08/2024).

Baca Juga  Dua Warga Cempaka Tanam Barang Haram Diringkus Satres Narkoba Polres OKU Timur

Hermanto menyampaikan suara hati kami sebagai lapisan masyarakat kami mengadakan aksi damai ini untuk kepentingan masyarakat bersama, kamu tidak menghendaki hal hal di atas berkelanjutan terjadi di daerah kami khususnya Tanjung Kemala.

Lanosin Bupati OKU Timur menanggapi aksi damai ini menjelaskan Jalan Kabupaten dan Jalan provinsi tiap malam kita jaga agar tidak dilalui angkutan batubara.

Jalan yang dilalui kendaraan batubara ini adalah kewenangan jalan yang disampaikan tadi adalah Jalan negara dan butuh telaah dan penelitian dari setiap pimpinan yang ada di OKU Timur seperti saya sendiri, ketua DPRD, Polres dan kejaksaan kita bentuk tim dan juga dari Kesbangpol agar dapat menyimpulkan. Semua ini butuh waktu untuk hasil penelitian dan telaah di lapangan agar dapat dilaporkan ke kementerian terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)