Berawal Dari Hobi Beternak Ayam Bangko, Ahmad Basid Meraup Pundi Pundi Rupiah

Dari situ dia mulai menggeluti ternak ayam bangkok dengan luas Lahan 25×15 meter disulap jadi kandang-kandang ayam. Dia dia memulai ternak ayam tersebut dirintis dari hanya 4 pasang ayam bangkok.

“Terus kita seriusi, sampai sekarang ini peliharaan ayam bangkok kita mencapai 200 ekor lebih, yang beli ayam kita juga banyak, tidak cuma kabupaten OKU Selatan saja, tapi juga sampai ke Lampung,” bebernya.

Untuk harga jual ayam bangkok, dikatakannya sebenarnya relatif Karena melihat dari besar ukuran, umur, dan juga jenis golongan ayam yang dijual.

“Dari anak ayam yang umur 3 minggu, sudah bisa dijual sekitar harga Rp 100 ribu keatas. Kalau ayamnya sudah jadi dan bagus, saya pernah jual tertinggi harga Rp 2 juta satu ekor, itu jenis mangon,” jelasnya.

Baca Juga  Keunikan Pawai Pembangunan, Masyarakat OKU Selatan Kagum dan Terhibur

Dia mengatakan, jika memelihara atau bisnis beternak ayam bangkok memang susah-susah gampang. Namun terpenting, peliharaan tersebut memang harus rajin dipantau kebutuhannya.

“Saya punya target kedepan, terus dikembangkan. Saya mau buat peliharaan ayam bangkok yang bibi-bibitnya asli dari Thailand atau kelas F1, ini yang bakal lebih bagus lagi,” tutupnya”.

Pewarta : Joko F

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)