Tiga Problem Dasar Sampah di Morowali yang Tak Kunjung Selesai

“Kami (DLH Morowali) juga sudah coba melakukan pelatihan kepada masyarakat. Menambah jumlah fasilitas bak sampah. Contohnya kontainer sampah yang ada di Desa Labota,” urai Wawi Priyono.

Saat ini, kata Wawi Priyono, sudah ada Surat Edaran tentang pengurangan sampah plastik yang dikeluarkan oleh pemeritah Morowali pada Januari 2025 kemarin. Secara umum dalam surat edaran itu disebutkan agar warga dan/atau para pelaku usaha bisa terlibat dalam program pengurangan sampah plastik di Morowali.

Berdasarkan Website Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional, Kementerian Lingkungan Hidup RI, tahun 2024, jumlah timbulan sampah di Morowali sebanyak 62.214,26 ton. Hanya 5.326,65 ton saja yang bisa ditangani, dan 1.509,31 ton lainnya yang bisa dikurangi.

Baca Juga  IMIP Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Alam Aceh - Sumatera Utara -Sumatera Barat

“Bagi kami, pengadaan fasilitas bukan menjadi sebuah solusi. Harus dari sumbernya, yaitu dari diri kita sendiri,” jelas Wawi Priyono.

Penulis : Abd Rahman Tanra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)