Terpaksa Tempuh Jalan Berlubang dan Berlumpur Demi Pendidikan

Sementara warga setempat, Ici dan Sukarni mengatakan, akses jalan ini sangat memperihatinkan bagi masyarakat yang melintas, karena akses jalan ini sudah rusak sejak lama dan belum juga ada perbaikan dari pemerintah daerah. Dengan ini warga di dua desa sangat berharap kepada pemerintah agar di perbaiki dan di bangun.

“Masyarakat meminta kepada pemerintah daerah, baik kepada bupati, anggota dewan baik dari OKU Selatan maupun anggota dewan provinsi, khususnya warga di dua desa bahkan masyarakat umum sangat meminta perhatian nya agar akses jalan ini di perbaiki. Kita sangat kasihan sekali kepada anak-sekolah setiap hari melewati jalan ini, apa bila hujan terpaksa anak-anak sekolah melepas sepatu.”cetusnya.

Baca Juga  Ketua DPD Golkar Sumsel dan Anggota DPR RI Bagikan 5 Ton Beras Gratis di OKU Selatan

Sementara itu, Kepala Desa Sipin Zainol, Menyampaikan beginilah kondisi jalan Dusun Empat Padang Tayis Desa Sipin menuju ke Desa Sidodadi. Di saat musim hujan tiba, menjadi penghambat bagi warga yang hendak beraktivitas, yang lebih memprihatinkan lagi jalan ini sebagai jalan utama bagi anak-anak didik yang mau menuju sekolahan.

Masih kata Zainol, selain akses jalan sebagai sarana transportasi keluar masuk di dua desa bahkan mengeluarkan hasil bumi yang sangat besar bahkan akses jalan ini menuju pasar tradisional (kalangan). Sementara kendaraan roda empat dan juga roda dua tidak lagi melintasi jalan ini karena kendaraan roda empat tidak bisa melintas.

“akses jalan ini selain untuk masyarakat umu, juga akses jalan dunia pendidikan dan juga sebagai jalan akses mengeluarkan hasil bumi bagi petani. Kami pemerintah desa telah berapa kali menyampaikan usulan kepada pemerintah daerah tetapi belum ada titik terangnya, dengan melalui media cetak maupun media online ini agar bisa tersampaikan kepada pemerintah daerah.”pungkasnya. ( Dral )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)