Sumsel  

Siapakah Calon Tersangka Korupsi PT SMS Minggu Ke 2 Maret, K MAKI : Saksi Kunci Bagian Keuangan PT SMS dan Bank Mandiri

Bony Belitong Koordinator K MAKI Sumbagsel (Foto : Istimewah)

“Sekarang uang itu kemana alirannya tentunya Bank relasi PT SMS dan PPATK yang lebih tahu kemana uang itu mengalir”, papar Bony.

“Mungkin saja dibuatkan cek tunai oleh bagian keuangan PT SMS dan selanjutnya di tunaikan ke rekening penerima sehingga tidak terdeteksi aliran dana tersebut”, kata Bony.

“Kalau pola dan cara ini yang di pakai tentunya sangat mudah terdeteksi dengan meminta keterangan penerbit cek tunai kemana cek itu di berikan”, ujar Bony dengan tertawa lebar.

“Atau alternatif kedua yang di pakai dengan merubah volume angkutan batubara rekanan menjadi lebih kecil dari yang sebenarnya”, kembali Bony tersenyum.

“Selisih volume di cairkan melalui rekanan sehingga keuangan PT SMS bersih dari aliran dana ke fihak yang tidak berhak”, ujar Bony Balitong.

Baca Juga  Herman Deru Takub Pagelaran Seni Budaya SMK Se-Sumsel

“Tapi jelas sekali ada perbedaan volume angkutan melalui PT KAI dan yang tercatat di PT SMS dan itu sangat mudah terdeteksi”, ungkap bony.

“Tapi semua ini berawal dari Perda PT SMS yang belum di rubah dari Perda pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus ke Perda angkutan serta pendirian anak usaha PT SMS untuk mengelola pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat dan di modali dengan uang PT SMS Rp. 700 juta yang berdampak menjadi carut marut sekarang ini”, pungkas Bony Balitong. (Rh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)