Pengadaan Germo di Wilayah Jambe Diduga Bermasalah

Di tempat terpisah, Ketua Lembaga Independen Pemantau Pembangunan Indonesia (LIP2I), Ibnu Haldun menyayangkan hal tersebut terjadi.

“Kan sudah jelas anggaran tersebut menggunakan AAD, apalagi pengadaan tersebut di tahun 2025, hingga kini belum ada kejelasan yang pasti, terkait pengadaan tersebut,” ungkapnya.

Dalam hal ini, sebut Haldun, sebagai Kontrol sosial akan segera mengambil langkah yang lebih serius agar ada titik jelas.

“Intinya dalam waktu dekat saya akan layangkan surat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan pihak terkait belum dapat dikonfirmasi guna klarifikasi.

Penulis : A Jueni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)