Konferkab III PWI OKU Selatan, Pemkab Dorong Terwujudnya Pers Profesional dan Berintegritas

Muaradua,Sinerginkri.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya pers yang profesional, berintegritas, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan saat pembukaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) III Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten OKU Selatan yang berlangsung di Ruang Serasan Seandanan, Selasa (23/6/2026).

Mewakili Bupati OKU Selatan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda OKU Selatan, Joni Rafles, AP., M.Si., secara resmi membuka kegiatan yang menjadi forum tertinggi organisasi PWI di tingkat kabupaten tersebut.

Dalam laporan panitia pelaksana, disampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir dalam Konferkab III PWI OKU Selatan. Selain sebagai ajang evaluasi program kerja organisasi, konferensi ini juga menjadi momentum pemilihan Ketua PWI OKU Selatan periode 2026–2030.

Dua kandidat yang maju dalam pemilihan ketua kali ini adalah Suwardi Idris dan Risman Hadi. Keduanya akan bersaing secara demokratis untuk memimpin organisasi wartawan tersebut selama empat tahun ke depan.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan PWI Sumatera Selatan, Ishak, dalam sambutannya menegaskan bahwa Konferkkab merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus amanat organisasi yang harus dijalankan dengan baik.

Ia mengingatkan seluruh anggota agar tetap menjaga persatuan dan kekompakan setelah proses pemilihan berlangsung.

“Siapa pun yang terpilih nantinya sebagai Ketua PWI OKU Selatan, jangan sampai terjadi perpecahan. Kekompakan harus terus dijaga demi kemajuan organisasi,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar berbagai program PWI dapat berjalan optimal dan turut berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Sementara itu, Joni Rafles menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferkab III PWI OKU Selatan. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta merumuskan arah strategis organisasi ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)