Menjelang Akhir Tahun, Bapenda Kabupaten Tangerang Genjot PAD

Tangerang, Sinerginkri.com | Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang akan menargetkan pemenuhan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pajak, menjelang akhir tahun 2026

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana mengatakan bahwa target sebesar Rp 4,421 triliun, realisasi saat ini baru mencapai Rp 3,6 triliun, sehingga masih menyisakan defisit atau kekurangan sekitar Rp600 miliar yang harus dikejar.

“Bapenda targetkan 4,4 triliun,” ujar Kaban Bapenda usai sertijab di gedung Bapenda, Kamis (5/11/26).

Dari angka tersebut, kata Dadan, sampai dengan saat ini kita sudah mencapai 3,6 triliun, dan kurang sekitar 600 miliar lagi.

Dalam hal ini, lanjut Dadan, PAD yang belum tercapai, ditambah lagi di sektor perpajakan. Untuk saat ini masih tingginya tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari tahun-tahun sebelumnya.

“Paling banyak ditunggakan di PBB. Kita juga belum tau penyebabnya,” ungkapnya.

Soal kendala pajak PBB, kata Dadan, kemungkinan objek pajaknya yang berubah-ubah, sehingga memerlukan pemutakhiran data bekala secara berkala yang saat ini tengah diintegrasikan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk memaksimalkan penagihan.

“Karena objeknya berubah. Makanya kita perlu pemutakhiran terus secara terus-menerus dan melakukan integrasi dengan BPN. ya untuk memutakhirkan data-data Nomor Objek Pajak (NOP) PBB. Kemungkin tahun depan bisa sudah terintegrasi dengan BPN,” ulasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)