Launching Desa Cantik Tingkat Provinsi Sumsel, Bupati Enos : Kami Siap Mensukseskan

OKU Timursinerginkri.com – Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, S.T. mendampingi Gubernur Sumatra Selatan H. Herman Deru, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Setianto, S.E., M.Si. dan Direktur Perencanaan Makro dan Analis Kementerian Bappenas Eka Chandra Buana, S.E., M.A. untuk meresmikan program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) yang Disinergikan dengan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Tingkat Kabupaten/Kota Se-Sumatra Selatan yang ditandai dengan Pemukulan Kentongan. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Adat Keraton Desa Tanjung Raya Kecamatan Belitang. Rabu, 28 September 2022.

Program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) merupakan terobosan baru sebagai upaya membantu desa/kelurahan dalam mengembangkan sistem birokrasi desa yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemahaman data statistik.

Baca Juga  Plt Kepala Diskominfo Ikuti Rakor dan Bimtek PPID se-Sumsel

Adapun Surat keputusan Gubernur Sumatra Selatan No. 140/0752/Bappeda-III/2022 sebagai dasar pengimplementasian desa/kelurahan cantik seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Selatan.

Gubernur HD dalam sambutannya mengajak kita semua bersama untuk memanfaatkan data dengan baik, sebagai awalan kita membangun mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengawasannya selalu disandingkan dengan data.

“Untuk Kepala Desa/Kelurahan, Desa Cantik ini kita patut bangga, di Indonesia yang secara menyeluruh mendeklarasikan desanya sebagai Desa Cantik baru Sumatra Selatan” ungkap HD.

Sementara itu, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Setianto, S.E., M.Si mengapresiasi Provinsi Sumsel karena merupakan satu-satunya provinsi yang melibatkan seluruh desa/kelurahan untuk menjadi Desa Cantik.

Selain itu Provinsi Sumsel juga tidak ada lagi desa dengan kategori desa sangat tertinggal, “Oleh karena itu misi utama pembangunan desa di Sumsel untuk difokuskan pada penghempasan desa-desa tertinggal serta mendorong desa-desa kategori berkembang agar bisa menjadi desa kategori maju” jelas Setianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)