Kembangkan Energi Terbarukan, PT DSI Bangun PLTS Atap di Kawasan IMIP

*Efisiensi dan Kurangi Emisi, Strategi Keberlanjutan Industri*

Dalam proses integrasi PLTS dengan jaringan listrik yang sudah ada, IMIP melalui Departemen Land Planning and Infrastructure memberikan dukungan teknis, mencakup pengaturan stabilitas frekuensi dan rekomendasi penggunaan sistem penyimpanan energi. Dengan skema ini, PLTS berfungsi sebagai sumber energi tambahan yang secara bertahap membantu mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis batu bara. Listrik yang dihasilkan PLTS ini terutama digunakan untuk kebutuhan operasional pabrik dan perkantoran PT DSI.

Skema pemakaian mandiri dengan penyaluran surplus memungkinkan pemanfaatan energi surya berjalan lebih optimal sekaligus membantu menstabilkan sistem kelistrikan di kawasan IMIP. “Apabila terjadi kelebihan produksi, energi tersebut dapat disalurkan ke jaringan listrik kawasan industri,” tutur Cui Bao Yong.

Baca Juga  Polsek Karawang kota telah berlangsung kegiatan apel kesiapan dalam rangka Ops Yustisi

Dari sisi lingkungan, manfaat PLTS dinilai cukup signifikan. Pengoperasian PLTS PT DSI berpotensi menurunkan emisi karbon dioksida hingga lebih dari 81 ribu ton per tahun. Untuk proyek 18 MW saja, diperkirakan mampu menekan emisi karbon berkisar antara 14.250–17.500 ton tiap tahun.

Selain itu, pemanfaatan energi surya ini diperkirakan mampu menekan konsumsi hingga puluhan ribu ton batu bara setiap tahun, juga mengurangi emisi nitrogen oksida dan sulfur dioksida. Tak hanya itu, dibandingkan pembangkit listrik batu bara, PLTS dapat menghemat biaya bahan bakar sekitar Rp5,18 juta–6,48 juta per tahun.

Pengembangan PLTS Atap sejalan dengan strategi energi PT DSI yang menitikberatkan pada peningkatan efisiensi, pengendalian biaya energi, dan penurunan emisi karbon. Inisiatif ini mendukung peningkatan kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) perusahaan, sebagai salah satu indikator penting daya saing industri di tingkat global.

Baca Juga  Polisi Amankan 10 Wanita dan Satu Pria dalam Razia Prostitusi Boking Online

Ke depan, pengembangan PLTS di kawasan IMIP diharapkan dapat terus ditingkatkan seiring bertambahnya kapasitas dan kemajuan teknologi penyimpanan energi. Dengan porsi energi terbarukan yang semakin besar, struktur ini diharapkan berangsur beralih menuju sistem yang lebih rendah karbon.

Melalui pengembangan PLTS, IMIP menegaskan komitmennya untuk mendukung target net zero emission Indonesia pada 2060, sekaligus menunjukkan bahwa transisi energi dapat dijalankan secara realistis di kawasan industri pengolahan di Indonesia.

“Kami (PT DSI dan IMIP) memandang energi terbarukan sebagai investasi jangka panjang yang memberikan manfaat berlapis, tidak hanya dari sisi ekonomi, tapi juga sosial dan lingkungan,” tegas Cui Bao Yong.

Peliput : Abd Rahman Tanra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)