Kapolres Karawang Bantu Bayar Tunggakan Siswa Terancam Gagal Ikuti Ujian Akhir

Semenjak duduk di bangku SMP, Tegar Yanuar dan kakaknya sudah menyandang status piatu. Karena kedua orangtuanya memutuskan untuk bercerai. Untuk mencukupi kebutuhan ekonomi sehari-hari, Dedeh (Ibu Tegar) hanya mengandalkan sebuah warung kecil yang hanya menjual jajanan anak-anak. Jika warung dalam kondisi sepi pembeli, maka Dedeh hanya berharap dari penghasilan kuli serabutan anak pertamanya di Pasar Pedes. Sesekali Tegar Yanuar juga jarang terlihat di gubuk kecil bersama sang ibu. Karena Tegar Yanuar harus mengikuti jejak sang kakak untuk menjadi kuli serabutan di sekitar Pasar.

“Persoalan ekonomi sering menjadi alasan anak-anak putus sekolah, tidak sedikit dari mereka dipaksa oleh keadaan untuk pasrah melupakan cita-cita mengenyam pendidikan yang sejatinya adalah hak bagi anak bangsa untuk bersekolah, semoga dengan ini tegar dapat mengikuti ujian akhir sekolah dan dapat menyelesaikan pendidikan hingga kedepan tegar dapat mewujudkan cita cita. kata kapolres melalui Kapolsek.

Baca Juga  Dukung Ketahanan Energi Nasional, PLN dan Lemhannas RI Perkuat Sinergi Antarlembaga

(Rachmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)