Kamaruddin menyebut bahwa Putri Candrawathi adalah otak di kasus tewasnya Brigadir J.

jakarta,SinergiNKRI.Com –Kamaruddin Simanjuntak SH Kuasa hukum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, mengurai analisa mengejutkan di tengah proses persidangan kasus kliennya.

Kamaruddin menyebut bahwa Putri Candrawathi adalah otak di kasus tewasnya Brigadir J.

Kamaruddin mengungkap fakta-fakta terkait peran Putri Candrawathi dalam kasus ini.

Ia menyebut Putri turut merancang pembunuhan hingga menyiapkan uang untuk eksekutor yang membunuh Brigadir J.

“Putri ikut merancang pembunuhan itu, menyiapkan uangnya, ada perannya jelas menyiapkan uangnya dan merancang pembunuhannya,” kata Kamaruddin,

Kamaruddin juga secara gamblang menyebut, Putri Candrawathi menggoda Brigadir J agar melakukan tindakan asusila untuk memenuhi hasratnya.

Namun niat Putri Candrawathi gagal hingga memprovokasi suaminya Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J.

“Peran Putri pertama menggoda Yosua, menggoda supaya dia diperkosa tapi enggak kesampaian. Karena Yosua pernah mendengar khotbahnya Gilbert Lumoindong, dia pendeta terkenal ‘kalau kamu digoda wanita yang tidak kamu kehendaki kamu berlari, bukan mendekat’. Nah Yosua sudah benar dia berlari keluar,” kata Kamaruddin Simanjuntak.

Putri Candrwathi kemudian menelpon Ferdy Sambo dengan menyebut Brigadir J melakukan tindakan kurang ajar.

Menurut Kamaruddin, frasa kurang ajar itu hanya sebuah kesimpulan Putri Candrawathi yang tidak jelas maknanya.

Pernyataan itu, kata Kamaruddin, justru dinilai sebagai bentuk provokasi pada Ferdy Sambo.

Baca Juga  K MAKI Desak Kejagung Periksa Mantan Koruptor Bupati Bone Bolango Diduga Menerima Fee Proyek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)