Daerah  

K MAKI : Patut Diduga Proses Hukum Dugaan Mega Korupsi Ekspor Pupuk PT Pusri Mangkrak karena Intervensi

Palembang, sinerginkri.com | Sudah menjadi rahasia umum bahwasannya petani Indonesia menjadi sapi perahan mafia pupuk setelah era reformasi. Rezim Orba dengan Pola Binmas dan Inmas berhasil membuat petani sejahtera karena harga pupuk terjangkau dan swasembada pangan.

Namun keberhasilan tersebut menjadi sirna ketika Direksi pabrik pupuk menjadi rebutan para politikus untuk para kadernya atau diisi orang – orang dekat penguasa. Ekspor pupuk dan penjualan pupuk non subsidi menjadi primadona karena di kuasai kartel mafia pupuk yang mencari keuntungan sebesarnya dan mengorbankan petani Indonesia.

Aneh bin ajaib dan menjadi kebodohan tingkat nasional ketika Holding PT Pupuk Indonesia mengekspor pupuk dengan harga dumping menurut pendapat Deputy Penindakan K MAKI Tony Siahaan, “Indonesia bukan penguasa pasaran pupuk dunia dan hanya urutan bawah sepuluh besar produsen pupuk dunia namun melakukan penjualan ekspor dengan harga dumping”, papar Tony Siahaan.

Baca Juga  Akan Terjadi Banjir Di Perumahan MKP Mukakuning

“Harga jual ekspor di bawah harga COGS atau dibawah Harga Patokan Penjualan (HPP) sebabkan penurunan keuntungan Holding PT Pupuk Indonesia dan menyebabkan setoran deviden ke negara menurun drastis”, jelas Tony Siahaan. “Untuk menutupi kerugian ini patut diduga dilakukan dengan menaikkan harga pupuk subsidi hingga 200% dan menaikkan harga pupuk non subsidi kebutuhan petani”, ujar Tony Siahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)