Herman Deru Jadikan Food Estate Sumsel Percontohan

“Makanya saya Ingatkan agar Bupati OKUT jangan disorientasi, jangan latah dan ikut-ikutan. OKUT ini potensinya pertanian, perkebunan. Tidak usah bicara potensi yang lain, inilah yang terus digali, bila perlu untuk mengedukasi generasi muda ini bisa dijadikan muatan lokal di sekolah-sekolah,” jelasnya.

Lebih jauh HD mengatakan, pada tahun 2060 mendatang, berdasarkan kesepakatan sejumlah negara di dunia semua akan dilarang menggunakan energi fosil, melainkan diganti dengan energi terbarukan.

Jika diihitung dari sekarang maka waktu yang tersisa kata HD sekitar 39 tahun lagi. Sehingga tidak ada waktu lagi untuk menata dan mewariskan energi terbarukan bagi anak cucu.

“Solusinya tidak ada pilihan lain selain pertanian dan perkebunan. Kalau kita bergerak hari ini artinya kota telah berinvestasi membuat energi terbarukan di masa depan. Karena nanti bisa saja tebu bukan hanya menghasilkan gula tapi menjadi bahan bakar dan lainnya” terang HD.

Baca Juga  DPRD Provinsi Sumsel Setujui Raperda Tentang Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel Tahun 2023-2043

Terkait penyerahan bantuan alat pertanian itu, HD juga memgingatkan agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin karena tentu telah melewati seleksi yang ketat. Sehingga diharapkan penerima tak hanya punya tanggungjawab secara materi tapi juga moril bagi perkembangan pertanian di OKUT.

Sementara itu dalam kegiatan tersebut Gubernur HD didampingi Bupati OKUT H. Lanosin, Ketua DPRD Kab OKUT Beny Davidson melakukan serangkaian kegiatan di antaranya melakukan tanam Jagung bersama petani serta menyaksikan percepatan tanam padi  bersama petani, di Desa Sabahlioh, Kecamatan Bunga Mayang, Kab OKU Timur, Selasa (7/9).

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Herman Deru juga berkesempatan menyerahkan bantuan mesin alat pertanian berupa traktor roda 4 ke beberapa kelompok petani, traktor roda 2, pompa air 3 inch, kultivator. Serta bantuan alat mesin petanian pada korporasi petani, berupa traktor,  kultivator. Bantuan benih padi dan jagung serta POC.

Baca Juga  HD : Jadikan Festival Sriwijaya Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sumsel

Di tempat yang sama Bupati OKU Timur H. Lanosin mengatakan mewakili masyarakatnya mengaku sangat senang dengan  bantuan yang diguyurkan ini. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)