Habiskan Anggaran 3,2 Miliar Rehab Rumah Dinas , Massa Desak Kejagung Periksa 3 Pimpinan DPRD Lahat

SINERGINKRI.COM, JAKARTA – Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi (AMPD) gelar aksi lanjutan di depan Kejaksaan Agung RI, Jl Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/8/2021).

Menurut Koordinator aksi, Rohiyatul A’la, aksi tersebut dalam rangka mengawal laporan dugaan korupsi rehab rumah dinas pimpinan DPRD Kabupaten Lahat senilai 2,8 miliar pada tahun anggaran 2020.

Ia menyesali anggaran tersebut di tengah badai pandemi sebagai bentuk pemborosan bahkan ada dugaan diselewengkan.

“Bagaimana mungkin hanya untuk memanjakan pimpinan DPRD Lahat dengan merehab rumah dinasnya yang mana anggarannya mencapai 2,8 miliar sedangkan masyarakat sedang dilanda musibah Covid-19 kecuali memang tidak punya hati nurani,” kata A’la dalam orasinya di depan Kejagung.

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi menyerahkan surat hibah lahan Untuk Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya di Desa Hegarmukti

Padahal menurut A’la “Wakil ketua DPRD dari Fraksi Golkar, Sri Marhaeni Wulansih sebelumnya menolak namun setelah itu direhab juga, artinya kan tidak konsisten. Masyarakat tentu kecewa dan menganggap omongan wakil rakyat tidak bisa dipercaya lagi,” ucapnya.

Lebih lanjut, A’la menjelaskan bahwa anggaran itu pada tahun 2020 dan ternyata tidak rampung 100 persen karena dianggarkan kembali pada APBD 2021 senilai Rp 400 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)