Dr Alamsyah Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Menegaskan untuk keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit rujukan di Kabupaten Bekasi masih terkendali

Kab Bekasi,SinergiNKRI.Com –Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan jumlahnya mencapai dua setengah kali lipat dari angka kasus aktif puncak varian Delta pada tahun 2021 lalu.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah mengatakan, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi hingga Senin, 7 Februari 2022 mencapai sekitar 6.000 kasus.

Namun demikian Alamsyah menegaskan, untuk keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit rujukan di Kabupaten Bekasi masih terkendali.

“Ya, untuk bed occupancy rate (BOR) rumah sakit kita hari ini, untuk ICU 9 persen dan untuk Non ICU 49 persen. Itu setengah dari kapasitas maksimal seperti puncak kasus delta tahun kemarin,” kata Alamsyah usai mengikuti rapat koordinasi bersama Forkopimda di Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Senin (07/02/22).

Pihaknya menyebutkan, dari jumlah yang terkonfirmasi positif tersebut sebagian besar menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah, karena masih kategori gejala ringan dan tanpa gejala.

“Untuk isolasi terpusat, kita sedang menyiapkan 1.000 tempat tidur. Sedangkan yang saat ini dirawat sekitar 200 orang lebih yang tersebar di 52 rumah sakit rujukan,” terangnya.

“Sejauh ini di Kabupaten Bekasi sendiri baru ada satu kasus Omicron yang sudah terkonfirmasi, dan saat ini pasien tersebut sudah sembuh,” ungkapnya.

Alamsyah menerangkan, lonjakan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi tidak terpusat di klaster tertentu, tetapi menyebar di beberapa klaster.

Baca Juga  KPK Memeriksa Sejumlah Saksi Terkait Kasus Dugaan Pencucian Uang Yang Menjerat Walikota Non Aktif Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)