Cikal-bakal peradaban Sumedang Larang berawal dari munculnya Kerajaan Tembong Agung 

banner 120x600
SumedangSinergiNKRI.Com – Kerajaan Sumedang Larang merupakan salah satu kerajaan Sunda di Jawa Barat. Sejarah kerajaan bercorak Islam ini berawal dari abad ke-8 Masehi dan sempat berada di bawah kekuasaan Kerajaan Pajajaran. Cikal-bakal peradaban Sumedang Larang berawal dari munculnya Kerajaan Tembong Agung yang didirikan oleh Prabu Aji Putih pada 678 Masehi dan berpusat di Citembong Karang yang saat ini termasuk wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
Prabu Aji Putih merupakan keturunan Raja Wretikandayun, penguasa Kerajaan Galuh, salah satu pecahan dari Kerajaan Tarumanegara, selain Kerajaan Sunda, yang runtuh pada abad ke-7 Masehi. Wilayah Kerajaan Tembong Agung kini terendam Waduk Jatigede
Prabu Aji Putih masih punya 3 anak laki-laki lainnya yakni yang bernama Sakawayana alias Aji Saka, Haris Darma, dan yang terakhir adalah Jagat Buana atau yang dikenal juga dengan nama Langlang Buana. Sejak Kerajaan Tembong Agung berdiri yang kemudian dilanjutkan oleh Kerajaan Sumedang Larang, status kerajaan ini berada di bawah naungan Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh yang nantinya bergabung menjadi Kerajaan Pajajaran

Baca Juga  Kecamatan Tiga Dihaji Juara Dua Umum MTQ Tingkat Kabupaten OKU Selatan 2022

pendiri Kerajaan Sumedang Larang adalah Tajimalela, putra tertua Prabu Aji Putih, sekitar tahun 950 Masehi. Setelah mewarisi takhta dari ayahnya, Prabu Tajimalela mengubah nama Kerajaan Tembong Agung menjadi Kerajaan Himbar Buana sebelum diganti lagi dengan nama Kerajaan Sumedang Larang. Penerus Prabu Tajimalela adalah putranya yang bergelar Prabu Gajah Agung. Raja ke-2 Sumedang Larang ini diperkirakan mulai duduk di singgasana sejak tahun 980 Masehi dan memindahkan pusat pemerintahan ke Pesanggrahan, Ciguling, Sumedang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)