Budidaya Pembesaran Ikan Nila Menjanjikan Puluhan Juta Perbulan

Buay Pemaca, Sinerginkri.com – Mencari peluang bisnis dan memanfaatkan lahan yang dilakukan oleh Rudianto bersama rekannya H.Ahyad Abdullah warga OKU Selatan ini sedang mengembangkan bisnis tambak ikan nila.

Berlokasi di Desa Sidodadi kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan, dengan luas tanah seluas  kurang lebih 1/2 hektar yang sebelumnya persawahan yang tidak lagi di urus tersebut langsung disulap menjadi kolam-kolam ikan.

“Tertarik karena ikan nila ini  pasarnya bagus dan mudah. Kita lihat, kita punya lokasi bagus, dan sarana pendukung pakan dan bibit, dibuatlah bisnis join (bersama-sama) ini,” ungkap H. Ahyad dan Rudianto saat dibincangi awak media (15/10).

Bicara mengenai kolam yang sebenarnya baru dirintis dua bulan belakangan tersebut, dia mengatakan jika lokasi kolam 1/2 hektar kolam ini lebih kepada pembesaran bibit-bibit ikan nila dan selanjutnya akan kita pindah ke karamba di kota batu.

Baca Juga  500 Personil Gabungan Disiapkan, Kesiagaan Bencana Alam di OKU Selatan

Saat ini dari kolam-kolam ikan yang berjalan sudah bisa menampung sekitar 600 ribu bibit ikan nila (larva sebesar biji kwaci ). Kemudian Bibit-bibit ikan inilah yang  diurus dan dibesarkan dengan waktu sekitar 2 bulan kedepan.

“Saat ini kalau bibit ikan yang kita ternak ada sekitar 382 ribu larva. Setelah dua bulan, kita angkat dan pindahkan ke kerambah ikan besar yang ada di Wilayah Kota Batu Danau Ranau,” bebernya.

Bisnis pembesaran ikan setengah jadi tersebut, disebutnya sebenarnya usaha yang susah-susah gampang. namun tetap perlu ketelitian dan usaha yang fokus.

Mulai dari pengecekan air, yang harus selaku tersirkulasi. Pemberian pakan yang harus rajin dilakukan di jadwal -jadwal waktu, hingga penjagaan kolam dari binatang-binatang pemakan (ular, burung, dll)  yang harus dilakukan selama 24 jam.

Baca Juga  Ketua DPRD OKU Selatan, Membuka Rapat Paripurna Terkait Agenda Penyampaian Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD TA 2020

“Untuk pakan biasanya kita bisa habis 3,5 ton dalam waktu dua bulan ini. Kunci dari pembesaran ikan ini tergantung dari pemberian pakannya, semakin banyak semakin cepat dia besar. Karena 80 persen dari pakan itu, akan menjadi daging ikan, 20 persen menjadi kotoran, ” ungkapnya.

Dari hitungan perkiraan dan target panen, dia mengatakan dari jumlah bibit ikan 368 ribu tersebut dia menyebut akan menghasilkan ikan 4,8 ton ikan setengah jadi. dan ketika dipelihara di kerambah danau ranau selama 4 bulan pemeliharan bisa menghasilkan 2 bibit ikan bisa mendapatkan jumlah ikan seberat 1 kg bisa jadi 2 ekor dan 1 ekor.

” Kalkulasi kita sementara ini, kalau laba dari dua bulan setelah panen bisa kita dapat kisaran untung 20 jutaan,” ujarnya.

Baca Juga  H.Misnadi Berkunjung ke Desa Kemban Agung, Tegaskan Niatnya Bersama Abusama Maju dalam Pilkada OKU Selatan 2024

Terkait bisnis yang sedang dijalani, dia mengatakan dia pun mengharapkan ada banyak masyarakat yang bisa berminat  mengeluti usahan ini yang memang cukup menguntungkan. Begitupun pihaknya juga saat ini selalu terbuka dalam hal warga lain yang ingin join atau kerjasama bisnis.

Pewarta : Joko Fidral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)